Total Tayangan Halaman

Kamis, 02 Januari 2014

TF 2013

Assalmu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ...
Rekan 2 seperjuangan Alhamdulillah Dana Tunjangan Bagi Guru Non PNS Khususnya Untuk GUru TKQ wilayah Kecamatan Dramaga sudah bisa dicairkan pertanggal 31 Desember 2013 berikut data yang mendapatkan TF 2013 :



NO          NAMA GURU                                TKQTEMPAT            TANGGAL             NOMOR       REKENING
LAHIRLAHIR  
1Siti Nur AsiahBogor15 05 1980  406701570105491
2Ratna SariBogor16 10 19861406701570105572
3AnisaBogor05 03 19791406701570105637
4NurzakiyahBogor06 03 19791406701570105687
5Choiri Rismala DLahat04 10 19821406701570105776
6Marlina Bogor21 06 19871351401570011371
7Amilia IdrisBogor13 08 19721406701570105297
8Budi HartadiBogor23 12 19761406701570105328
9RahmawatiJakarta22 06 1986 1406701570105425
10NirmawatiBogor16 11 19881351401570009780
11Neneng SuhartinahJakarta21 08 19771351401570009845
12Siti Robi'ah AsaymiahBogor05 01 19921351401570011389
13Hj. Dodoh SaidahCiamis26 12 19551406701570104990
14Siti UmaemahBogor21 09 19711351401570012856
15Ma'mun SanusiBogor13 10 19781406701570105093
16Maman SBogor12 06 19681406701570104770
17NurhayatiBogor15 02 19701406701570104704
18Ririn WulandariSukaharjo02 05 19861406701570104738
19Leli SumarniBogor23 03 19911351401570011410
20Siti NurazizahBogor31 12 19811406701570104649
21Enas KarnasihBogor15 06 19791406701570104291
22YenihBogor15 06 19811406701570104403
23NurdiahBogor15 05 19721406701570104259
24MakbulBogor18 03 19591406701570104275
25RodiahJakarta08 10 19541406701570102320
26Nevi PilantiBogor11 12 19891351401570012791
27Santi WindiartiJakarta06 08 19781406701570102396

















28Muhamad Santoso SJakarta24 01 19710022701500038533
29Yulis S UtamiBogor10 07 19771406701570102540
30TarwiyatiJakarta27 07 19811406701570102655
31Rini SetyawatiBogor10 04 19841406701570102702
32OnasiSukabumi12 03 19661406701570103635
33Siti MaemunahBogor07 03 19781406701570103732
34RohelahSukabumi01 01 19771406701570103669
35NurlelaBogor02 07 19681406701570103423
36ParidaBogor10 03 19721406701570103253
37SopariahBogor23 01 19761406701570103350
38HeryunahBogor17 12 19761406701570103180
39Dwi AgustiniBogor02 08 19911341501570012767
40Ucu LestariBogor06 09 19761406701570102998
41AcahBogor15 10 19721351401570011436
42BadrudinBogor07 09 19571406701570102891
43Wardi SiwandiBogor21 06 19741406701570102760
44RohayatiBanten12 06 19861351401570013307
45Imas MasyhurohBogor04 04 19751002801570075543
46AbdurrohimBogor01 05 19771406701570045269
47Triana BebasariBogor09 02 19731351401570012848
48Anis YuniarJakarta27 06 19791341501570012814
49RidillahTasikmalaya19 02 19871406701570102477
50Rr.Lina MustikawatiKebumen24 10 19751351401570012759
51SuhartiniBogor17 09 19811351401570013739











Bagi Guru Tkq Yang belum mendapatakan TF mohon kesadaran dan Kesabaran yakin bahwa kesabaran membantu setiap pekerjan. Tetap semangat Allahu Akbar............













































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































Jumat, 06 Desember 2013

MODEL PEMBELAJARAN DI TK



Sasaran utama dalam kerangka sistem dan aktifitas persekolahan di antaranya mempersatukan pendidikan dan kreatifitas peserta didik. Tujuannya untuk menumbuhkembangkan potensi-potensi yang dimiliki anak didik termasuk potensi memberikan respon kreatif terhadap hal-hal sekitar kehidupannya. Ada yang beranggapan bahwa bila daya kreativitas peserta didik rendah, maka secara pedagogis ada yang kurang pas dalam kerangka sistem dan aktivitas persekolahan.Malik Fadjar sebagai praktisi pendidikan berpendapat selama ini proses belajar mengajar terasa rutin dan statis, kalaupun ada perubahan atau perbaikan sifatnya masih sepotong-sepotong dan parsial. Padahal pembaharuan dan perubahan tidak hanya menyangkut didaktik metodik saja, melainkan menyangkut pula aspek-aspek pedagogis, filosofis, input, proses, dan output.
James W. Botkin menamai proses belajar itu dalam suasana inovatif [innovative Seaming). Suasana belajar yang inovatif dapat memecahkan persoalan-persoalan krisis dalam pendidikan dan membentuk ketahanan anak didik maupun sekolah dalam menghadapi kehidupan serta menjaga harkat martabat manusia supaya tetap berkembang.
Sementara ini ada pemahaman yang salah, mereka menganggap bahwa guru TK tidak lagi berpandangan bahwa taman yang paling indah tempat bermain dan berteman banyak yang penuh dengan suasana inovatif. Akan tetapi tempat belajar, tempat mendengar guru mengajar dan mengerjakan PR. Tentu saja hal itu akan membuat anak-anak jenuh, pasif, dan terlebih lagi hilang sebagian masa bermainnya.
Dalam tulisan ini mencoba menguraikan bagaimana mempertemukan pendidikan dan kreativitas pada anak didik melalui model pembelajaran di TK yang atraktif.
PPPG Tertulis telah rnengadakan studi banding pada sekolah Taman Kanak-kanak di wilayah Bandung tengah mengenai pengembangar model pendidikan di TK. Berdasarkan temuan di lapangan ada beberapa TK yang sedang menerapkan pengembangan –model pendidikan untuk TK Atrakfif.
Gagasan TK Atraktif tersebut pada dasarnya mempakan upaya mengembalikan TK pada fungsinya yang hakiki sebagai sebuah taman yang paling indah. Maksud tainan di sana yaitu TK yang menyenangkan dan menarik. Selain dari itu, dapajuga menantang anak untuk bermain sambil mempelajari berbagai hal tentang bahasa, intelektual, motorik, disiplin, emosi, dan sosiobilitas.Kata atraktif mengandung makna selain menarik dan menyenangkan juga penuh kreativitas dan dapat mendorong anak bermain sambil belajar sesuai dengan prinsip pokok pendidikan di TK.
Pengembangan Model Pelajaran untuk TK Atraktif
Seperti yang sudah diuraikan di atas, bahwa tujuan pokok dari pengembangan TK atraktif ialah mengembalikan dan menempatkan TK pada fungsinya yang hakiki sebagai sebuah taman. Secara khusus, pengembangan TK atraktif bertujuan untuk:
  • Menanamkan filosofi pelaksanaan pendidikan di Taman Kanak-kanak. Filosofi pendidikan TK telah disusun dan dituangkan dengan indahnya dalam mars lagu TK. Mars TK bukan hanya sekedar dinyanyikan, tapi merupakan pengejawantahan isi dan makna yang tertuang dalam lagu tersebut. TK adalah “taman yang paling indah”, secara filosofi seharusnya menjiwai pelaksanaan pendidikan TK dengan berbagai bentuk kegiatan yang indah, menarik dan menyenangkan anak. “Tempat bermain”, yaitu melalui bermain anak akan “berteman banyak”, urrtuk mempelajari karakter, keinginan, sikap, dan gayatingkah laku masing-masing.
  • Menyebarkan wawasan tentang pelaksanaan pendidikan TK yang atraktif. Tingginya derajat penyimpangan TK mengharuskan perlunya secara intensif penyebaran wawasan dan pemahaman tentang makna dan proses pendidikan TK atraktif.
  • Mengubah sikap dan perilaku guru yang belum sesuai dengan kerakteristik pendidikan di TK.
  • Mendorong munculnya inovasi dan kreativitas guru dalam menciptakan dan mengembangkan iklim pendidikan yang kondusif di TK.
Selanjutnya suatu Taman Kanak-kanak dapat dikatakan atraktif apabila memenuhi 3 persyaratan yang disebut sebagai 3 pilar utama.
Pilar pertama: Penataan lingkungan, baik di dalam maupun diluar kelas. Walaupun penataan lingkungan di TK sudah ada dalam buku pedoman sarana pendidikan TK. Namun bagi seorang guru yarrg kreafif, tidak ada sejengkal ruangan yang tidak bisa dijadikan sarana pengembangan anak. Segi penataan lingkungan di dalam kelas, setiap ruangan, mulai dari lantai, dinding, rak buku, jendela, sampai langit-langit dapat dibuat menjadi atraktif. Begitu juga segi penataan lingkungan di luar kelas, mulai dari pintu gerbang, jalan menuju kelas, tanaman hias, apotik hidup, kandang binatang ternak, saluran air, tempat sampah, papan pengumuman, ayunan, jungkitan, papan luncur sampai terowongan semuanya bisa dirancang atraktif. Contoh: Pintu gerbang- bisa dibentuk menjadi bentuk ikan hiu, harimau atau ayam.
Pilar kedua: Kegiatan bermain dan -alat permainan edukatif, Merancang, dan mengembangkan berbagai jenis alat permainan edukatif, bagi guru yang kreatif akan menggunakan bahan-bahan yang terdapat di lingkungan sekitar anak, misalnya terbuat dari koran, kardus, biji kacang hijau, batang korek api, lilin, gelas aqua dan sebagainya. Demikian pula pada kegiatan pengembangan kemampuan anak, akan dikemas oleh guru menjadi kegiatan yang menarik. dalam suatu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), contohnya dalam pembukaan ada kegiatan brainstorming, dalam proses permainan ada kegiatan fun cooking, sandal making, story reading, atau story telling.
Pilar ketiga: Ada interaksi edukatif yang ditunjukkan guru. Guru TK harus memahami dan melaksanakan tindakan edukatif yang sesuai dengan usia perkembangan anak. Mulai dari. pembukaan kegiatan proses KBM sampai penutup kegiatan. Tindakan guru dapat dimulai dengan memberikan teladan, misalnya cara duduk, membuang sampah etika makan, berpakaian, berbicara dan sebagainya. Demikian pula cara bertindak, misalnya memberi pujian dan dorongan pada anak, menunjukkan kasih sayang dan perhatian hendaknya adil.Beberapa
Beberapa Model Pendidikan TK Atraktif
Dalam tulisan ini, akan dikemukakan 2 contoh model pendidikan TK atraktif, yaitu Pengajaran Suara, Bentuk dan Bilangan dan Sistem PengajaranSentra.
1. Pengajaran Suara, Bentuk, dan Bilangan
Konsep pengajaran suara, bentuk dan bilangan berawal dari konsep dasar yang dikemukakan oleh John Heindrich Pestalozzi. Walaupun Pestalozzi hidup pada abad 16, tapi pandangan dan konsep-konsepnya banyak yang menjadi kerangka dasar para pemikir pendidikan anak untuk Taman Kanak-kanak di abad sekarang. Salah satu karyanya berjudul “Die Methoden” yang mengupas tentang metodologi pembelajaran dalam beberapa bidang pelajaran. Salah satu pandangannya yang sangat relevan dalam pendidikan untuk TK atrakfif adalah konsep pembelajaran yang menekankan pada suara, behtuk dan bilangan. Konsep ini sangat dekat dengan pengembangan potensi anak pada dimensi auditori, visual dan memori yang tepat digunakan bagi perkembangan anak TK.
Pandangan Dasar tentang Pendidikan
Pestalozzi mempunyai pandangan bahwa pendidikan bukanlah upaya menimbun pengetahuan pada anak didik. Atas dasar pandangan ini, ia menentang pengajaran yang “verbalists”. Pandangan ini melandasi pemikirannya bahwa pendidikan pada hakikatnya usaha pertolongan (bantuan) pada anak agar anakmampu menolong dirinya sendiri yang dikenal dengan “Hilfe Zur Selfbsthilfe“.
Dilihat dari konsepsi tujuan pendidikan, Pestolozzi sangat menekankan pengembangan aspek sosial pada anak sehingga anak dapat melakukan adaptasi dengan lingkungan sosialnya serta mampu menjadi anggota masyarakat yang berguna. Pendidikan sosial ini akan berkembang jika dimulai dari pendidikan ketuarga yang baik. A Malik Fajar dalam opininya tentang Renungan Hardiknas tanggal 2 Mei 2001 sangat mendukung gagasan untuk menghidupkan kembali pendidikan berbasis masyarakat (community base education) dan menjadikannya sebagai paradjgma barn sekaligus model yang patut ditindaklanjuti.
Pada kenyataannya baik pendidikan maupun sistem dan model-model kelembagaan yang tumbuh dan berkembang di masyarakat mencerminkan kondisi sosial, ekonomi dan budaya. Jadi menurutnya pendidikan berbasis masyarakat akan memperkuat posisi dan peran pendidikan sebuah model sosial. Ada 3 prinsip yang menjadi dasar pendidikan ini, yaitu sebagai berikut.
  • Pendidikan TK menekankan pada pengamatan alam. Semua pengetahuan bersumber pada pengamatan.- Pengamatan seorang anak pada sesuatu akan menimbulkan pengertian. Pengertian yang baru akan bergabung dengan pengertian lama dan membentuk pengetahuan. Selain itu Pestolozzi juga menganjurkan . pendidikan kembali ke alam (back to nature), atau sekolah alam. Inti utamanya adalah mengajak anak melakukan pengamatan pada sumber belajar di lingkungan sekitar.
  • Menumbuhkan keaktifan jiwa raga anak. Melalui keaktifan anak maka ia akan mampu mengolah kesan pengamatan menjadi pengetahuan. Keaktifan juga akan mendorong anak untuk berinteraksi dengan lingkungan sehingga merupakan pengalaman langsung dengan lingkungan. Pengalaman interaksi ini akan menimbulkan pengertian tentang lingkungan dan selanjutnya akan menjadi pengetahuan baru. Inilah pemikiran Pestolozzi yang banyak menjadi topik perbincangan yang disebut belajar aktif (active learning).
  • Pembelajaran pada anak harus berjalan secara teratur setingkat demi setingkat atau bertahap. Prinsip ini sangat cocok dengan kodrat anak yang tumbuh dan berkembang secara bertahap. Pandangan dasar tersebut membawa konsekuensi bahwa bahan pengembangan yang diberikan harus disusun secara bertahap, dimulai dari bahan termudah sampai tersulit, dari bahan pengembangan yang sederhana sampai yang terkompleks.
Konsep Pendidikan Atraktif dari Pestolozzi
Ciri khas pandangan Pestalozzi mengenai proses pendidikan TK atrakfif yaitu melalui adanya pengajaran suara, bentuk dan bilangan. Semua bidang pengembangan yang diajarkan pada anak dikelompokkan dalam 3 kategori sebagai berikut.
  • Konsep suara mencakup bahan pengembangan bahasa, pengetahuan sejarah dan pengetahuan bumi.
  • Konsep bentuk mencakup pengetahuan bangun, menggambar dan menulis.
  • Konsep bilangan mencakup semua aspek yang berkaitan dengan berhitung.
Ketiga konsep di atas dapat melalui pengembangan AVM (Auditory Visual Memory). Melalui pengembangan AVM ini fungsi sel-sel syaraf akan berkembang dan selanjutnya akan dapat mengembangkan potensi-potensi lainnya seperti imajinasi, kreativitas, intelegensi, bakat, minat anak, misalnya dalam kelompok pengembangan auditori (bahasa), pengembangan perbendaharaan kosa kata anak dan kemampuan berkomunikasi harus mendapat perhatian intensif. Perbendaharaan kosakata akan menyentuh atau mempengaruhi dimensi potensi lainnya. Kemampuan anak berkomunikasi tergantung pada penguasaan kosakata anak.Dalam pelaksanaannya, pengembangan AVM dilaksanakan secara terpadu (intergrated). Kegiatan yang menggunakan metode percakapan dan bercerita, akan merupakan metode yang efektif dalam pengembangan AVM di TK.Sebagai contoh: memperkenalkan wama merah, bentuk bulat, rasa manis pada “Apel” merupakan salah satu model intergrated dalam pengembangan AVM.
  • Melalui gambar : anak diperkenalkan dengan pengertian “Apel”.
  • Melalui kosakata :anak mengucapkan kata “apel”.
  • Melalui bentuk :anak mengenal bentuk bulat.
  • Melalui bilangan :anak menghitung jumlahnya1, 2, 3 dan seterusnya.
2. Sistem Pengajaran Sentra
Model pendidikan ini, menitik beratkan pada pandangan seorang ahli pendidikan, Helen Parkhust yang lahir tahun 1807 di Amerika. Pandangannya adalah kegiatan pengajaran harus disesuaikan dengan sifat dan keadaan individu yang mempunyai tempat dan irama perkembangan yang berbeda satu dengan yang lainnya. Setiap anak akan maju dan berkembang sesuai dengan kapasitas kemampuannya masing-masing. Walaupun demikian kegiatan pengajaran harus memberikan kemungkinan kepada murid untuk berinteraksi, bersosialisasi dan bekerja sama dengan murid lain dalam mengerjakan tugas tertentu secara mandiri. Pandangan ini mengisyaratkan bahwa Helen Parkhust tidak hanya mementingkan aspek individu, tapi juga aspek sosial.Untuk itu bentuk pengajaran ini merupakan keterpaduan antara bentuk klasikal dan bentuk individual. Sebagai gambaran pelaksanaan model ini, dapat diungkapkan sebagai berikut.
a) Ruangan kelas
Ruangan kelas dapat dimodifikasi menjadi kelas-kelas kecil, yang disebut ruangan vak atau sentra-sentra. Setiap ruangan vak atau sentra. terdiri atas satu bidang pengembangan. Ada sentra bahasa, sentra daya pikir, sentra daya cipta, sentra agama, sentra seni, sentra kemampuan motorik. Contohnya pada sentra bahasa terdapat bahan, alat-alat, serta sumber belajar seperti tape recorder, alat pendengar, kaset, alat peraga, gambar, dan sebagainya.
Pada sentra daya pikir berisi bahan-bahan ajar seperti alat mengukur, manik-manik, lidi untuk menghitung, gambar-gambar, alat-alat geometris, alat-alat laboratorium atau majalah pengetahuan. Demikian pula pada sentra khusus seperti sentra balok, sentra air, sentra musik atau sentra bak pasir.
b) Guru
Setiap guru harus mencintai dan menguasai bidang pengembangan masing-masing. Guru harus memberi penjelasan secara umum kepada murid-murid yang mengunjungi sentranya sesuai dengan tema yang dipelajari. Memberi pengarahan, mengawasi dan mempematikan murid-murid ketika menggunakan alat-alat sesuai dengan materi yang dipelajarinya. .Selanjutnya menanyakan kesulitan yang dialami murid-murid dalam mengerjakan materi tersebut. Selain dari itu guru sentra harus menguasai perkembangan setiap murid dalam mengerjakan berbagai tugas s’ehingga dapat mengikuti tempo dan irama perkembangan setiap murid dalam menguasai bahan-bahan pengajaran atau tugas perkembangannya.
c) Bahan dan Tugas
Bahan pengajaran setiap sentra terdiri dari bahan minimal dan bahan tambahan. Bahan minimal yaitu bahan pengajaran yang berisi uraian perkembangan kemampuan minimal yang harus dikuasai setiap anak sesuai tingkat usianya. Bahan ini harus dikuasai anak dan merupakan target kemampuan minimal dalam mempeiajari setiap sentra tertentu.
Bila anak sudah menguasai bahan pengajaran minimal, dapat memperoleh bahan pengajaran tambahan, yang merupakan pengembangan atau pengayaan dari pengajaran minimal. Pengayaan ini diberikan bisa secara individu maupun kelompok pada anak yang menguasai bahan minimal pada satuan waktu yang relatif sama. Bahan pengayaan ini tentu saja disesuaikan dengan kondisi lingkungan, dengan demikian anak dipersiapkan untuk menghadapi kehidupan sesuai dengan kenyataan dengan penuh tanggungjawab.
Bahan setiap sentra hendaknya terintegrasi dengan sentra lainnya. Di bawah ini merupakan contoh adanya integrasi antar sentra bidang pengembangan.
Tema : Tanaman
Sentra bahasa: Dramatisasi “Fun Cooking”
Sentra musik: bernyanyi menanam jagung
Sentra Aritmatika: belanja dan menghitung sayur-sayuran
Sentra air: memelihara dan merawat tanaman
d) Murid dan Tugasnya
Setiap murid akan mendapat tugas dan penjelasan secara klasikal. Masing-masing murid dapat memilih sentra yang akan diikutinya. la bebas menentukan waktu dan menggunakan alat-alat untuk menyelesaikan tugasnya. Setiap murid tidak boleh mengerjakan tugas lain sebelum tugas yang dikerjakannya selesai.Untuk mengembangkan sosiobilitas, murid boleh mengerjakan tugas tertentu bersama-sama. Dengan cara ini murid akan mempunyai kesempatan bersosialisasi, bekerja sama, tolong menolong satu dengan lainnya. Murid yang dapat menyelesaikan suatu tugas atau sudah menguasai bahan minimal, ia dapat meminta tugas tambahan dengan memilih kegiatan lain yang digemarinya. Agar perbedaan setiap murid tidak terlalu jauh, guru dapat menetapkan bahan maksimal pada setiap pokok bahasan. Bila murid tidak dapat menyelesaikannya di sekolah, karena suatu hal, maka guru dapat memberi izin untuk menyelesaikannya di rumah.
e) Penilaian Kemajuan Murid
Untuk menilai kemajuan murid digunakan tiga jenis kartu penilaian, yaitu kartu kemajuan individu, kartu rekapitulasi (mingguan, bulanan, catur wulan) dan kartu rekapitulasi laporan perkembangan setiap murid.
Penutup
Beranjak dari uraian di atas, mengenai model pembelajaran TK atraktif, maka dapat disimpulkan bahwa betapa sistem dan praktik pendidikan perlu dirancang, dikembangkan agar secara nyata menumbuhkan daya cipta peserta didik, melahirkan
hal-hal yang baru, kemampuan berpikir secara divergen, kemampuan merealisasikan gagasan dan keinginan yang koheren dengan situasi-situasi baru, membangun konstruksi pemikiran dan aksi yang positif.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi dunia pendidikan pada umumnya..Amien.

KUMPULAN DO'A SEHARI - HARI



1.   DO’A MENJELANG PAGI

اللهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا،وَبِكَ أَمْسَيْنَا ،وَبِكَ نَحْيَا ،وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ
Allahumma bika asbahnaa wa bika amsaynaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa Ilaihinnusyuur
“Ya Allah,dengan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu sore. Dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati . dan kepada-Mu kebangkitan ( bagi semua makhluk ).”
2.       DO’A SEBELUM MASUK KAMAR MANDI

بِسْمِ اللهِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الخُبُثِ وَالخَبَائِثِ
Bismillaahi Allahumma innii a”uudzubika minal khubutsi wal khabaaits


 “Dengan nama Allah, Ya Allah,sesungguhnyan aku berlindung kepada-Mu dari godaan setan laki-laki dan perempuan.”
3.     DO’A KETIKA KELUAR KAMAR MANDI

غُفْرَانَكَ الحَمْدُ لله الَّذِي أَذْهَبَ عَنِ اْلأَذَى وَعَافَانِي
Ghufraanakal hamdu lillahi lladzii adzhaba a”nil adzaa wa a’aafaanii

“Aku mengharap ampunan kepada-Mu, segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakit dari diriku dan menyehatkanku.”
4. NIAT PUASA RAMADHAN
 
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ للهِ تَعَالَي
Nawaytu shauma ghadin a’n adaai fardhi syahri ramadhaana haadzihi ssanati lillaahi ta’aalaa

“Saya berniat pusa besok hari untuk menunaikan kewajiban bulan ramadlan tahun ini karena Allah ta’ala.”
5.    DO’A BERBUKA PUASA
 
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ أَمِنْتُ وَعَلَي رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَاحِمِيْنَ
Allahumma laka shumtu wa bika amintu wa a’laa rizqika afthartu birahmatika yaa arhama raahimiina

“Ya Allah untuk-Mu aku berpuasa,kepada-Mu aku beriman ,dan dengan rizki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu Tuhan Yang Maha Penyayang.”
6.       DO’A MASUK RUMAH
 
بِسْمِ اللهِ وَلَجْنَا ،وَبِسْمِ اللهِ خَرَجْنَا ،وَعَلَي اللهِ تَوَكَّلْنَا
Bismillaahi wa lajnaa wa bismillaahi kharajnaa wa a’laa Allahi tawakkalnaa

“ Dengan nama Allah kami masuk ( rumah ) ,dengan nama Allah kami keluar (darinya), dan kepada Tuhan kami bertawakkal.”
7.       DO’A KETIKA KELUAR RUMAH
 
بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَي الله ، لا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إِلا بِالله
Bismillaahi tawakkaltu a’la allaahi laa hawla wa laa quwwata illaa billaahi

“Dengan nama Allah (aku keluar). Aku bertawakkal kepada-Nya,tiada daya dan kekuatan kecuali karena pertolongan Allah.”
8.       DO’A KETIKA BERCERMIN
 
اللَّهُمَّ كَما حَسَّنْتَ خَلْقِي فَحسِّنْ خُلُقِي
Allaahumma kamaa hassanta khalqii fahassin khuluqii

“Ya Allah perbaikilah budi pekertiku, ssebagaimana telah Engkau jadikan diriku dalam bentuk yang baik.”
9.       DO’A KESELAMATAN DUNIA AKHIRAT

رَبَّنَا أَتِنَا فِي الدُنْبَا حَسَنَةً وَفِي الأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَار
Rabbanaa aatinaa fi dunyaa hasanatan wa fil aakhirati hasanatan wa qinaa a’dzaaba nnaari

“ Ya Tuhan kami,datangkanlah kepada kami kebaikan di dunia dan di akhirat,dan hindarkanlah kami dari adzab neraka.”
10.DO’A MENJELANG MALAM

اللَّهُمَّ هَذَا اِقْبَالُ لَيْلِكَ وَاَدْبَارُ نَهَارِكَ وَأَصْوَاتُ دُعَاتِكَ فَاغْفرْلِي
Allaahumma hadzaa iqbaalu laylika wa adbaaru nahaarika wa ashwaatu du’aatika faghfirlii